TANJUNG REDEB โ Memasuki periode krusial tahun ajaran 2025/2026, SMKN 2 Berau kini tengah mematangkan persiapan Uji Sertifikasi Kompetensi (USK) bagi para siswa tingkat akhir. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh lulusan memiliki standar keahlian yang diakui secara nasional sebelum terjun ke dunia kerja maupun industri pertanian atau industri peternakan.
Tahun ini, fokus sertifikasi diberikan kepada tiga program keahlian unggulan: Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Agribisnis Ternak Unggas (ATU), dan Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR).
Administrasi Ketat: Rapor Jadi Penentu
Persiapan dimulai dari meja administrasi. Seluruh siswa wajib melengkapi dokumen pendukung, di mana transparansi nilai rapor dari semester 1 hingga 5 menjadi syarat mutlak. Berdasarkan standar kualitas yang diterapkan, ketuntasan pada seluruh mata pelajaran kejuruan menjadi “tiket” utama bagi siswa agar dapat direkomendasikan sebagai asesi dalam ujian sertifikasi ini.
Alat dan Fasilitas di Standar Tertinggi
Di sisi teknis, bengkel dan lahan praktik SMKN 2 Berau kini tengah disiapkan secara intensif. Persiapan alat meliputi:
- Jurusan ATPH: Kalibrasi alat mesin pertanian (alsintan), pengecekan traktor roda dua, serta penyiapan perangkat penyemaian dan instalasi mulsa.
- Jurusan Peternakan (Unggas & Ruminansia): Pembersihan dan manajemen kandang, penyiapan alat kesehatan ternak, serta perangkat penanganan pakan untuk memastikan simulasi ujian berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) industri.
Sinergi dengan Industri
Sebagai bagian dari upaya menjaga relevansi, SMKN 2 Berau juga berkoordinasi dengan penguji eksternal dari dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Kehadiran asesor ahli diharapkan mampu memberikan validasi objektif terhadap keterampilan siswa, mulai dari teknik budidaya hingga manajemen pasca panen yang kompetitif.
Dengan persiapan yang matang baik dari sisi administrasi maupun kelengkapan alat, SMKN 2 Berau optimis dapat melahirkan “Petani Milenial” dan tenaga peternakan yang profesional serta siap bersaing di pasar global.












Tinggalkan Balasan